Pasang Iklan di sini!

...Informasi Macet Terdepan...

Berlangganan Parkir?


Berlangganan Parkir?   



Pemprov DKI kembali memastikan akan menerapkan sistem parkir berlangganan selama setahun dalam bentuk stiker pada setiap pemilik kendaraan. Diharapkan konsep ini mampu menekan kebocoran retribusi parkir dan dapat mendongkrak pendapatan parkir on street hingga mencapai Rp 224 miliar. Saat ini, pendapatan retribusi parkir hanya mencapai Rp19 miliar.

Ke depan jika sistem parkir berlangganan ini sudah diterapkan dan membuahkan hasil maka pendapatan retribusinya akan digunakan untuk membangun gedung parkir. Sehingga lambat laun parkir on street dapat ditiadakan.

"Berkurangnya parkir on street ini akan mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Jakarta. Selain itu, kita juga bisa memperluas areal park and ride busway yang memudahkan pengguna kendaraan pribadi untuk meninggalkan kendaraannya dan beralih ke busway," kata Prijanto, Wakil Gubernur DKI Jakarta usai pertemuan dengan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan DKI, di Balaikota, Selasa (1/12).

Selanjutnya, untuk mewujudkan program ini, Pemprov DKI akan melakukan MoU dengan Samsat Polda Metro Jaya. Sebab, nantinya akan ada loket tambahan khusus pembayaran retribusi parkir berlangganan saat pemilik kendaraan memperpanjang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). "Jadi tidak ada hubungannya dengan perpanjangan STNK dan BBNKB. Loket khusus itu untuk pembayaran retribusi parkir berlangganan," jelasnya.

Namun sebelum program digulirkan, pihaknya akan melakukan survei kepada masyarakat. Jika masyarakat setuju, maka Pemprov DKI akan menerbitkan Perda Parkir Berlangganan. Sehingga pembayaran parkir berlangganan ini menjadi keharusan bagi masyarakat.

Rencananya survei terhadap sistem parkir berlangganan ini akan dilaksanakan pada awal tahun 2010 mendatang. Sebab, anggaran survei ini masuk dalam APBD 2010 yang jumlahnya sekitar Rp 250 juta. "Kita akan berkoordinasi dengan DPRD. Sebab, ternyata secara tak sengaja memang ada anggaran untuk survei yang terkait dengan parkir on street di APBD 2010," ungkapnya.


Sumber: Berita Jakarta